Rabu, 26 April 2017

Malaikat tak bersayap ku



Assalm'mualaikum Wr Wb..
Ibu...

Entah mengapa jemariku terasa rapuh untuk hanya sekedar menulis tentangmu, tentang rasa rindu yang ada untukmu.

Ibu, aku rindu...

Rindu nasehatmu yang menjadikanku patuh.
Rindu senyumanmu yang menyentuh kalbu.
Rindu kasihmu yang membuat hati ini rasanya teduh.
ibu aku masih bisa melihat senyummu, kurang lebih hampir sama seperti senyummu dulu,

Kau berikan ribuan kasihmu, kau selalu terjaga disaat ku sakit, kau curahkan cinta kasihmu kau timang aku hingga ku terlelap

ibu....

Aku iba kini.. Ketika ku sadari aku tak mampu apa-apa untuk mu
Walaupun Aku tidak Dekat dnganmu tetapi Doaku Slalu Dekat DenganMU..
mendengar doa dari seorang ibu aku seperti lumpuh kata-kata, dada tercekat, bibir terbungkam tak bisa bicara. Betapa mulianya dirimu ibu
meskipun engkau diam seribu basa, tapi sorot matamu mengungkap rasa haru.

ibu menangis ketika aku mendapat kesulitan ibu menangis ketika aku mendapat kebahagiaan
ibu memberi pelajaran kebaikan dengan kasih sayangnya
Kasihku takkan putus terhadapmu selamanya I love you ibu
Ketika ku mulai belajar merangkak  engkau dengan sabar menjagaku, Ketika ku mulai blajar berbicara engkau dengan sabar mengenalkan bahasa tutur kata yang baik

Kasihmu… sayangmu… selalu kau berikan padaku… Kau banting tulangmu… kau peras keringatmu… Namun kau selalu berusaha tersenyum didepanku
senyuman ibu bisa menghapus semua kesedihan ku

Ketika ibu sakit...di mana tangan anak yang ibu harapkan dapat merawat kesakitan ibu?
Mother ... I'm sorry, as your son I can not completely happy.
Akan ku Coba merangkai seluruh waktuku yang tersisa Untuk memberi hari-hari bahagia untukmu ibu.

Kaulah ibuku cinta kasihku Terima kasihku takkan pernah terhenti Kau bagai matahari yang selalu bersinar Sinari hidupku dengan kehangatanmu
Ibu… Sebagai seorang anak, baktiku hanya di detik-detik terakhir sebelum kau diistirahatkan di tempat tidurmu yang abadi

ibu izinkanlah kami menjadi anak yang berbakti kepadamu anak yang tak melupakan kasih sayang mu. Biarpun kepahitan yang telah engkau rasakan Tidakpun kau merasa jemu Mengasuh dan mendidik kami aku tidak tahu siapa aku tanpa kamu Aku bahkan tidak tahu apa yang salah dan benar Kau selalu menjadi bagian dari diriku malikat di dunia ku

Ibu… Jangan benci kami jika kami membuatmu menangis.
Kau tinggalkan kenangan yg tak akan aku lupakan sampai kapan pun

Terima Kasih Ibu